SEMINAR NASIONAL PERAN MAKANAN LOKAL BERMUTU TINGGI BAGI KESEHATAN : GAYA HIDUP SEHAT ERA MILENIAL

Dalam rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia tanggal 16 Oktober dan Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Lampung ke-45 tahun, Jurusan Agribisnis dan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Unila bersama Pergizi Pangan Komda Lampung, Patpi Lampung, Perhepi Komda Lampung, Aspetri Lampung menyelenggarakan Seminar Nasional Peran Makanan Lokal Bermutu Tinggi Bagi Kesehatan “Gaya Hidup Sehat Era Milenia” di Aula Fakultas Pertanian, Rabu (17/10/2018).

Seminar nasional ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian Unila Bapak Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. Seminar Nasional dihadiri oleh Wakil Dekan 1, 2, dan 3 FP Unila, para Guru Besar Unila, Para Dosen di lingkungan Unila, Dharma Wanita Unila, Dharma Wanita FP Unila, dan para tamu undangan. Narasumber Seminar Nasional ini yaitu Bapak dr. Sony Ambudi, MNZASA, MNZIA (Presiden of NZ Suwen & Lingshu Sharing Forum NZ) dengan topik Makanan Lokal  Sebagai Kunci Kesembuhan dan Bapak Samsu Udayana, Ph. D (Dosen FP Unila & Ketua Puslitbang Gizi, Kesehatan dan Herbal Unila) dengan topik Makanan Lokal sebagai Komponen Gaya Hidup Sehat.

Menurut Bapak dr. Sony Ambudi, MNZASA, MNZIA, sehat adalah kondisi dimana seseorang enak tidur, enak makan, dan enak perasaan. Ada lima organ tubuh sebagai top manager yaitu jantung, paru-paru, liver, limpa, dan ginjal. Jadi sehat secara scientific adalah berfungsinya semua organ tubuh dalam pada standar yang bagus. yang sesuai dengan keperluan masing-masing tubuh, serta berinteraksi secara harmonis dengan semua organ tubuh lainnya. Agar kita bisa menjadi tua dan tetap memiliki mutu hidup yang nyaman, maka kuncinya adalah menjaga mutu organ supaya tetap baik dengan cara gaya hidup harus tepat. Gaya hidup yang tepat yaitu dengan makan-makanan yang sesuai dengan kebutuhan organ, minum sesuai kebutuhan organ, istirahat tepat waktu, dan jaga emosi. Untuk tetap sehat diperlukan makanan dan minuman yang sehat yang dapat membuat fungsi organ-organ tubuh tetap berada di sekitar standar/level yang baik. Namun, harus sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing individu.

Bapak Samsu Udayana, Ph. D memaparkan bahwa makanan lokal lebih bergizi dan “berkhasiat” dibandingkan makanan impor. Selain itu, makanan lokal turut mendukung petani lokal dan diversifikasi pangan lokal yang adapat menyebabkan peredaran uang berlangsung secara lokal dan dapat meningkatan ketahanan terhadap krisis ekonomi. Makanan merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas kesehatan seseorang sepanjang hidup, sehingga kontribusinya terhadap kesehatan ditentukan oleh interaksinya dengan faktor-faktor yang lain. Makanan lokal dengan kandungan gizi/nutraceutical yang lebih baik dikonsumsi sebagai makanan harian dapat meningkatkan kualitas kesehatan melalui perannya dalam mencegah gangguan fisiologis dan menjaga keseimbangan epigenetic.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.